Cara Merawat Bunga Lavender, Si Ungu Yang Mempesona

Cara Merawat Bunga Lavender, Si Ungu Yang Mempesona - Warna ungu serta wanginya yang semerbak menjadi daya tarik utama dari bunga lavender. Menanam bunga lavender memang tidak bisa sembarang tempat.

Bunga lavender adalah bunga yang berasal dari dataran Perancis yang memiliki ketinggian antara 600-1300 mdpl.

Bunga lavender juga tumbuh di negara-negara Eropa yang memiliki iklim serupa dengan negara Perancis.

Bunga Lavender

Namun, kita di Indonesia juga tetap bisa menanam bunga lavender ini sebagai tanaman hias apabila kita tinggal di daerah dengan ketinggian yang sudah disebutkan tadi.

Dan tahukah anda jika bunga berwarna ungu ini dapat digunakan untuk mengusir nyamuk? Ya, selain dapat dinikmati dari segi keindahan, bunga lavender memiliki manfaat lain untuk mencegah nyamuk-nyamuk datang ke rumah anda.

Cara Menanam Bunga Lavender


Berikut langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk menanam bunga lavender sebagai tanaman hias di pekarangan rumah anda.

Pertama, anda perlu menyiapkan media untuk penyemaian biji bunga lavender. Nantinya, jika bunga lavender sudah tumbuh menjadi kecambah harus anda pindahkan ke dalam pot yang lebih besar.

Hal ini dimaksudkan agar bunga lavender dapat tumbuh dengan baik dan tidak terhambat pertumbuhannya.

Untuk perawatannya, tanaman bunga lavender jangan ditempatkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung.

karena di daerah asalnya tanaman bunga lavender tergolong bukan merupakan tanaman yang tahan akan cuaca panas.

Kembali ke penyemaian bibit bunga lavender. Media yang dibutuhkan untuk tumbuhnya lavender adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kompos.

Perbandingan untuk media tanam yang digunakan adalah satu untuk tanah dibanding satu untuk pupuk kompos.
Cara Merawat Bunga Lavender – Pupuk dan Bibit

Tempatkan penyemaian bibit bunga lavender tersebut di tempat yang bersuhu cukup stabil dan tidak panas. lalu, anda juga perlu menjaga kelembababan media tanam serta kondisi sekitar penyemaian.

Jangan terlalu sering menyiram bunga lavender yang masih berupa bibit tersebut. Namun, jangan juga membiarkannya terlalu kering.

Untuk pemupukan, gunakan pupuk dari jenis yang organic seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang.

Pupuk jenis ini akan lebih bersahabat dengan tanaman seperti bunga lavender ini. Bunga lavender ini cukup dipupuk minimal dua minggu sekali.

Saat bunga lavender ini sudah mencapai tinggi sekitar sepuluh senti meter, maka bunga lavender ini dapat ditempatkan di area yang lebih mendapat penyinaran dari sinar matahari.

Namun jangan terlalu banyak memberikan penyinaran pada tanaman bunga lavender ini. Tetap sesekali anda perlu menempatkannya di ruangan yang terlindung dari sinar matahari.

Sehingga bunga lavender anda dapat bertahan cukup lama dan dapat berbunga semerbak mewangi di rumah anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Mawar si Bunga Cinta, Beda Warna Beda Makna

Usia Yang Tepat Untuk Khitan

Sasaran Olahraga Kesehatan